Menurut Saya, menanggapi tulisan Pa Ersis…inti dari semuanya tersebut adalah dalam azas-azas dan ruang lingkup Ilmu ANTROPOLOGI ada beberapa fase dalam perkembangan Ilmu ANTROPOLOGI
Fase Pertama (sebelum 1800)…Bangsa-bangsa Eropa melakukan pelayaran dengan mendatangi suku-suku bangsa penduduk pribumi di Afrika, Asia, dan Amerika. Dengan rute pelayaran tersebut maka sering di sebut dengan bangsa pelaut bangsa saudagar. Pada abad ini timbul bahan pengetahuan yang disebut ETNOGRAFI/ deskripsi tentang bangsa-bangsa walaupun kadang masih bersifat kabur.
Fase Kedua (pertengahan abad 19)…Pada abad ini ETNOGRAFI timbul dengan landasan pemikiran, tidak kabur. Bertujuan untuk mempelajari masyarakat dan kebudayaan primitif di muka bumi. Pada abad ini pula muncul Ilmu ANTROPOLOGI.
Fase Ketiga (permulaan abad 20)…Pada abad ini Ilmu ANTROPOLOGI menjadi suatu ilmu yang praktis. Bertujuan untuk mempelajari masyarakat modern dan kebudayaan luar Eropa untuk kepentingan pemerintah KOLONIAL.
Fase keempat (sesudah kira-kira 1930)…Abad ini Ilmu ANTROPOLOGI memiliki 2 tujuan yaitu tujuan akademikal dan tujuan praktis. Tujuan akademikal adalah mempelajari manusia dalam anekawarna bentuk fisik, masyarakat, dan kebudayaan. Tujuan praktisnya adalah untuk mempelajari manusia dalam anekawarna, masyarakat, suku bangsa untuk menyatukan suku bangsa tersebut.
Jadi, kesimpulan dari tulisan tersebut menurut Saya adalah menegaskan dalam Ilmu ANTROPOLOGI terdapat 4 fase perkembangan Ilmu ANTROPOLOGI yaitu seperti yang tertulis di atas.
Tulisan ini dikirim pada pada Juni 9, 2008 2:51 am dan di isikan dibawah Uncategorized. Anda dapat meneruskan melihat respon dari tulisan ini melalui RSS 2.0 feed.
Anda dapat merespon, or trackback dari website anda.
By MUHAMMAD FAUZI on Feb 28, 2008 | Reply
NAMA : MUHAMMAD FAUZI
NIM : A1A104003
Menurut Saya, menanggapi tulisan Pa Ersis…inti dari semuanya tersebut adalah dalam azas-azas dan ruang lingkup Ilmu ANTROPOLOGI ada beberapa fase dalam perkembangan Ilmu ANTROPOLOGI
Fase Pertama (sebelum 1800)…Bangsa-bangsa Eropa melakukan pelayaran dengan mendatangi suku-suku bangsa penduduk pribumi di Afrika, Asia, dan Amerika. Dengan rute pelayaran tersebut maka sering di sebut dengan bangsa pelaut bangsa saudagar. Pada abad ini timbul bahan pengetahuan yang disebut ETNOGRAFI/ deskripsi tentang bangsa-bangsa walaupun kadang masih bersifat kabur.
Fase Kedua (pertengahan abad 19)…Pada abad ini ETNOGRAFI timbul dengan landasan pemikiran, tidak kabur. Bertujuan untuk mempelajari masyarakat dan kebudayaan primitif di muka bumi. Pada abad ini pula muncul Ilmu ANTROPOLOGI.
Fase Ketiga (permulaan abad 20)…Pada abad ini Ilmu ANTROPOLOGI menjadi suatu ilmu yang praktis. Bertujuan untuk mempelajari masyarakat modern dan kebudayaan luar Eropa untuk kepentingan pemerintah KOLONIAL.
Fase keempat (sesudah kira-kira 1930)…Abad ini Ilmu ANTROPOLOGI memiliki 2 tujuan yaitu tujuan akademikal dan tujuan praktis. Tujuan akademikal adalah mempelajari manusia dalam anekawarna bentuk fisik, masyarakat, dan kebudayaan. Tujuan praktisnya adalah untuk mempelajari manusia dalam anekawarna, masyarakat, suku bangsa untuk menyatukan suku bangsa tersebut.
Jadi, kesimpulan dari tulisan tersebut menurut Saya adalah menegaskan dalam Ilmu ANTROPOLOGI terdapat 4 fase perkembangan Ilmu ANTROPOLOGI yaitu seperti yang tertulis di atas.