ASIMILASI

Juni 9, 2008 oleh muhammadfauzi85
  1. By Muhammad Fauzi on Apr 1, 2008 | Reply

    Berbicara mengenai percampuran unsur-unsur kebudayaan asli dengan unsur-unsur kebudayaan luar tentu tak lepas dari peran campur tangan manusia sebagai pembuat kebudayaan. Mengenai baik atau tidak baik hasil dari percampuran kebudayaan tersebut, kita sendiri sebagai manusia yang bisa menilai dan memastikan apakah hasil dari proses asimilasi tersebut bisa diterima dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari kita. Kalau hasil dari proses asimilasi tersebut baik, maka ambillah dan manfaatkanlah kebudayaan tersebut, kalau hasilnya tidak sesuai dengan aturan dan kaidah yang berlaku di tempat di mana kita tinggal, maka buanglah kebudayaan tersebut jauh-jauh. Jadi, mengenai baik atau tidak baik hasil dari proses asimilasi tersebut, kita sendiri yang memfilternya.

KEBUDAYAAN KORUPSI

Juni 9, 2008 oleh muhammadfauzi85
  1. By MUHAMMAD FAUZI on Feb 28, 2008 | Reply

    NAMA : MUHAMMAD FAUZI
    NIM : A1A104003

    WAAAH…sepertinya bicara soal Korupasi kayaknya anak TK pun sudah tidak asing lagi untuk mendengarnya. Korupsi di INDONESIA…WAAADUUH makin parah saja…Yaaa ialaaah, kalau saya baca dari tulisan Pa Ersis, gimana korup nggak membudaya, dari lingkungan yang kecil saja misal di keluarga…anak sudah di ajak berpikaran
    yang nggak bener oleh Bapa atau Ibunya…di sekolah juga, guru memberi ide-ide yang kotor pada anak didiknya…bagaimana nanti terjun di masyarakat…?TENTU ANDA TAHU SENDIRI JAWABNYA seprti apa. YAAA…kalau mau menghilangkan budaya korupsi…beri anak ide-ide/pikiran yang baik atau ajak anak melakukan perbutan-perbuatan yang arahnya munuju pada kebenaran.

MENULIS MANUSIA PURBAKALA

Juni 9, 2008 oleh muhammadfauzi85
  1. By muhammad fauzi on Jun 9, 2008 | Reply

    Intinya dari dua tulisan yang Bapak tulis adalah mari kita menulis, tulis apa yang mau ditulis itu saja sebenarnya, tidak usah susah2 kita memikirkan jauh2 ke India, bahkan sampai ke Cina…gila laluuu…ngapain mikir sampai ke sana, bahkan membanding-bandingkan dengan orang purbakala, ke zaman bahala…bisa2 jadi stress kita mikirnya jauh sekali…yang penting adalah mari kita menulis…tulis apa yang mau ditulis, itu saja, sangat simple kan…

MENULIS MANUSIA PRASEJARAH

Juni 9, 2008 oleh muhammadfauzi85
  1. By muhammad fauzi on Jun 9, 2008 | Reply

    Zaman prasejarah adalah zaman di mana orang belum mengenal tulisan, sedangkan zaman sejarah adalah zaman di mana orang sudah mengenal tulisan. Kalau kita cermati dari kata mengenal dan belum mengenal tulisan, tentu kita yang hidup di zaman sekarang yang sudah mengenal tulisan jangan mau terima lah kalau kita disamakan dengan zaman dulu yang sama sekali belum mengenal tulisan. Sebenarnya kenapa kita yang hidup di zaman sekarang disamakan dengan manusia prasejarah itu karena kita kurang mengaplikasikan apa yang sudah kita kenal yaitu tulisan. Kita hanya tahu itu sebuah tulisan, tapi kita tidak mencoba untuk membuat tulisan,intinya adalah tulis apa yang mau ditulis, buatlah sebuah tulisan, itu saja sebenarnya.

BANGSA PELAUT BANGSA SAUDAGAR

Juni 9, 2008 oleh muhammadfauzi85
  1. By MUHAMMAD FAUZI on Feb 28, 2008 | Reply

    NAMA : MUHAMMAD FAUZI
    NIM : A1A104003

    Menurut Saya, menanggapi tulisan Pa Ersis…inti dari semuanya tersebut adalah dalam azas-azas dan ruang lingkup Ilmu ANTROPOLOGI ada beberapa fase dalam perkembangan Ilmu ANTROPOLOGI
    Fase Pertama (sebelum 1800)…Bangsa-bangsa Eropa melakukan pelayaran dengan mendatangi suku-suku bangsa penduduk pribumi di Afrika, Asia, dan Amerika. Dengan rute pelayaran tersebut maka sering di sebut dengan bangsa pelaut bangsa saudagar. Pada abad ini timbul bahan pengetahuan yang disebut ETNOGRAFI/ deskripsi tentang bangsa-bangsa walaupun kadang masih bersifat kabur.
    Fase Kedua (pertengahan abad 19)…Pada abad ini ETNOGRAFI timbul dengan landasan pemikiran, tidak kabur. Bertujuan untuk mempelajari masyarakat dan kebudayaan primitif di muka bumi. Pada abad ini pula muncul Ilmu ANTROPOLOGI.
    Fase Ketiga (permulaan abad 20)…Pada abad ini Ilmu ANTROPOLOGI menjadi suatu ilmu yang praktis. Bertujuan untuk mempelajari masyarakat modern dan kebudayaan luar Eropa untuk kepentingan pemerintah KOLONIAL.
    Fase keempat (sesudah kira-kira 1930)…Abad ini Ilmu ANTROPOLOGI memiliki 2 tujuan yaitu tujuan akademikal dan tujuan praktis. Tujuan akademikal adalah mempelajari manusia dalam anekawarna bentuk fisik, masyarakat, dan kebudayaan. Tujuan praktisnya adalah untuk mempelajari manusia dalam anekawarna, masyarakat, suku bangsa untuk menyatukan suku bangsa tersebut.
    Jadi, kesimpulan dari tulisan tersebut menurut Saya adalah menegaskan dalam Ilmu ANTROPOLOGI terdapat 4 fase perkembangan Ilmu ANTROPOLOGI yaitu seperti yang tertulis di atas.

PROSES BELAJAR KEBUDAYAAN

Juni 9, 2008 oleh muhammadfauzi85
  1. By MUHAMMAD FAUZI on Mar 5, 2008 | Reply

    NAMA : MUHAMMAD FAUZI
    NIM : A1A104003

    Sederhana saja kalau kita mau dikatakan manusia yang memiliki kebudayaan. Kita coba cermati dulu lebih dalam apa itu pengertian kebudayaan. KEBUDAYAAN adalah hasil dari cipta, rasa, karya ,dan karsa manusia. Naaah kalau sudah jelas pngertiannya, lalu kita ambil salah satu kata dari arti kebudayaan tersebut, misalnya kata KARYA…Lalu yang menjadi pertanyaan, sudahkah kita berKARYA…?kalau belum, cobalah kita berkarya dari sekarang misalnya dengan tulis…apa yang mau ditulis, jangan takut salah…Dengan menulis maka kita berkarya, kalau kita berkarya berarti kita semua sudah belajar…KEBUDAYAAN…

KEPRIBADIAN PENGANTAR POPULAR

Juni 9, 2008 oleh muhammadfauzi85
  1. By MUHAMMAD FAUZI on Mar 5, 2008 | Reply

    NAMA : MUHAMMAD FAUZI
    NIM : A1A104003

    Berbicara mengenai manusia dan binatang tentu mempunyai banyak perbedaan. Sederhana saja, manusia memiliki akal, perasaan, naluri, dll sebagainya. Lalu bagaimana dengan binatang…?Kadang-kadang binatang mejadi lebih tinggi derajatnya dari manusia, padahal kedudukan manusia lebih tinggi lho derajatnya dari binatang. Kenapa yaaa jadi bisa kayak gitu…?eeeiii selidik punya selidik, ternyata kepribadian manusia yang menjadikannya lebih rendah dari binatang. Kalau nggak mau disamakan dengan binatang atau lebih rendah dari binatang, maka sandingkanlah kepribadian kita dengan akal…GUNAKANLAH AKAL…

PENYEBARAN UNSUR2 KEBUDAYAAN

Juni 9, 2008 oleh muhammadfauzi85
  1. By Muhammad Fauzi on Mar 17, 2008 | Reply

    Proses penyebaran kebudayaan mamang sudah tidak bisa dibendung lagi dalam arus globalisasi sekarang ini. Banyak kebudayaan luar yang masuk bahkan mungkin sudah berpindah ke kita, sebut saja seperti contoh di atas kebanyakan orang kita lebih suka atau pengen disebut tajir jua, makan di KFC…padahal kita tahu KFC atau apalah yang sejenisnya itu kan produck luar, itu sebagian sudah membudaya di kita. Kemudian contoh yang lain adalah masuknya teknologi internet, mengenai baik buruknya keberadaan internet itu kan urusan kita bagaimana menggunakannya, kebanyakan orang menyalahgunakannya, sepeti membuka situs porno yang jelas-jelas mamang bertentangan dengan kebudayaan kita. Jadi, masuknya unsur-unsur kebudayaan yang sekarang penyebarannya sudah tidak bisa dibendung lagi ini harus kita kembalikan pada diri kita masing-masing, kembalikan kepada individu masing-masing bagaimana memfilter mana kebudayaan yang baik untuk diterima dan mana yang buruk.

INOVASI

Juni 9, 2008 oleh muhammadfauzi85
  1. By Muhammad Fauzi on Apr 8, 2008 | Reply

    Berbicara mengenai inovasi tentu tak lepas dari apa yang namanya penemuan-penemuan baru. Lalu sebuah penemuan baru akan mempunyai arti apabila diakui dan digunakan oleh masyarakat, inilah yang disebut dengan invention. Kalau penemuan-penemuan baru tersebut masih belum diterima oleh masyarakat, inilah yang disebut dengan discovery. Selanjutnya apakah penemuan baru tersebut memang berhasil apa tidak, tentu sangat tergantung dari masyarakat sebagai penerima kebudayaan baru atau penemuan baru tersebut.
    Sebagai contoh dari tulisan Bapak Ersis di atas , kita tahu bahwa buku adalah salah satu penemuan yang memang sudah tidak baru lagi dan buku merupakan salah satu sarana untuk menambah ilmu. Akan tetapi sebagus-bagusnya isi buku pun, tak akan ada artinya kalau sebagian masyarakat masih ada yang terpaksa bahkan kata Bapak ada yang jihad fisabilillah untuk membeli buku. Naaah…dari sini sajakan sudah dapat diketahui bahwa faktor keberhasilan dari sebuah inovasi itu tergantung pada masyarakat. Masyarakat mau menerima penemuan baru tersebut apa tidak.

AKULTURASI

Juni 9, 2008 oleh muhammadfauzi85
  1. By Muhammad Fauzi on Mar 31, 2008 | Reply

    Saya setuju sekali apa yang di katakan Bapak, kalau suatu kebudayaan tidak menerima unsur kebudayaan yang lain ,maka kebudayaan tersebut tidak akan berkembang dan bahkan mungkin akan mati. Proses akulturasi memang sudah terjadi sejak zaman dulu, di mana nanti akan terjadi proses percampuran kebudayaan yang berbeda-beda dari setiap pendatang yang membawa kebudayaan asli negaranya ke tempat dia menetap. Lama-kelamaan nanti kebudayaan pendatang tersebut akan berkembang dan akan diterima oleh masyarakat sekitar dengan catatan bahwa kebudayaan pendatang tersebut tidak bertentangan dan berlawanan dengan kebudayaan asli. Kebudayaan akan semakin berkembang kalau menerima unsur-unsur kebudayaan dari luar tapi dengan catatan bahwa kebudayaan luar tersebut tidak menghilangkan unsur kebudayaan aslinya.